Masyarakat Madinah : Anti Sakit … ! Ihwooow

“Dua tahun saya tinggal di Madinah, kenapa tidak ada seorang pun pernah berobat?”, kata seorang tabib terheran-heran…

Yap.. mungkin para pembaca sudah bisa menebak-nebak kira2 apa maksud ucapan tabib tsb.. atau mungkin sudah tahu kisahnya.. kalau yg sudah tahu, keren ya.. saya sendiri berdecak kagum teramat sangat dengan penduduk Madinah 14 abad silam, yang tak lain dan tak bukan ialah masyarakat muslim yang hidup di zaman Suri tauladan kita, Rasul Muhammad SAW. Mereka yang hampir tidak pernah sakit itu benar2 luar biasa. Apa ya rahasianya ?

Mari kita simak kisah berikut :

Pada masa Rasulullah SAW hidup, ada seorang penguasa Mesir yang bernama Muqauqis yang mengirim seorang tabib ke Madinah sebagai tanda persahabatan. Tabib ini bertugas untuk mengobati penduduk Madinah dari berbagai penyakit. Dua tahun ia tinggal di Madinah, dan selama dua tahun itu pun ia tidak menjumpai seorang pun penduduk Madinah yang berobat kepadanya, hingga sang tabib menanyakan langsung ke Nabi, kok bisa….??

“Dua tahun saya tinggal di Madinah, kenapa tidak ada seorang pun pernah berobat?”, kata si Tabib

“Terhadap musuh mereka tidak takut. Mengapa harus takut berobat?” jawab Rasulullah SAW.

“Penduduk Madinah tidak ada yang sakit.” lanjut Nabi SAW

“Seorang pun?”, balas Tabib

“Silakan kau periksa ke seluruh pelosok Madinah.” begitu Rasulullah menjawabnya kembali..

Tabib itu pun menyusuri pelosok Madinah sesuai anjuran Rasulullah SAW. Hasilnya, ia tidak menemukan satu orang pun yang sakit sehingga ia pun terkagum-kagum. Ia pun bertanya kepada Rasulullah SAW, “Baginda, bagaimana cara seluruh penduduk sehat? Bagaimana mereka tidak terserang penyakit?”

Rasulullah SAW menjawab, “Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar. Jika makan, kami melakukannya tidak sampai kenyang. Itulah resep hidup sehat. Makan yang halal dan baik. Makanlah untuk takwa, bukan menuruti hawa nafsu.”

——————————–

keren ya… ??!! Simpel ternyata, cukup mengamalkan sunah Nabi saja tentang makan dan minum, yang intinya jangan sampai kenyang, makan yang halal dan thoyyib (cara mendapatkannya baik). Dunia medis juga mengakui hal itu lhoo.. Trus apa itu aja sunah beliau ttg makan dan minum ? Ternyata tidak, masih ada lagi YANG BERKAITAN DENGAN KESEHATAN.. Contohnya :

– Mulai dengan Bismillah

– Makan wajib Duduk, minum juga duduk (tapi yang ini gak wajib2 amet, dianjurkan)

Khusus yang kedua, banyak yang melupakan.. Padahal makan n minum sambil duduk itu benar2 bermanfaat buat kesehatan, lebih cepat diserap dan sebagainya (saya lupa). Silahkan tanyakan ke dokter saja ya.. hehee

Oke sippp..

Mudah2an bermanfaat gan… ^^

Posted on September 22, 2012, in Farmasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: