Monthly Archives: Oktober 2010

STATUS-STATUS KEREN (2)

#BahagiaAdalah Menjadi karang yang ridha ditumbuhi lumut, lalu keangkuhannya remuk menjadi butiran hara yang menyuburkan bumi.

#BahagiaAdalah Bisa membenci kesalahan, tapi tetap memperlakukan pelakunya dengan cinta. Baik yang silap diri sendiri, maupun orang lain

#BahagiaAdalah TIDAK bersaing dalam rasa derita. ie: Ketika ada yang berkata, “Pesawat saya delay 3 jam”, kita sambut, “Saya pernah 8 jam!”

#BahagiaAdalah Tahu bahwa Allah bisa memuliakan dan mendidik dengan cara apapun. Jika tak sabar bertugas, sabarlah dalam musibah

#BahagiaAdalah Merencanakan agar sesuai dengan rencanaNya, bertindak dalam kehendakNya. “Jadilah kehendakMu, bukan kehendakku.” #ISA

#BahagiaAdalah Ketika merasa bahwa semua orang punya masalah dengan kita, curiga bahwa diri kita inilah masalahnya. Lalu membenahi jiwa;)

#BahagiaAdalah Mempercayai yang terbaik dalam diri seseorang, akan mengeluarkan kebaikan itu menjadi kemaslahatan bagi dunia

#BahagiaAdalah Semakin berlimpah kebaikan diri, seharusnya makin sedikit jiwa ini menghajatkan puji dan sanjungan.

#BahagiaAdalah Semakin sedikit keburukan dan aib dosa, selayaknya makin tegar kita menghadapi caci dan hina

#BahagiaAdalah Menjadi kepompong; Bersunyi dalam tafakkur nan terangi hati, berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam, berkarya dalam diam

#BahagiaAdalah Menjadi kupu-kupu; terbang menari, melantun kebaikan di antara bunga, menyesap manis cinta, menebar keindahan pada dunia.

Tiap orang hebat di kedudukan apapun mulai bermasalah saat lebih dikuasai hasrat menjadi menarik daripada menjuangkan apa yang diyakininya

Tiap ahli bidang apapun mulai bermasalah saat lebih dikuasai hasrat untuk menunjukkan keahlian dibanding berkarya pada apa yang dicintainya

Tiap penyeru menuju jalan apapun mulai bermasalah ketika terjebak pada kesibukan menanggapi saja, bukan membawakan gagasannya jadi amal

Kata #Quran, tugas kita bukan jadi hakim, melainkan SAKSI yang baik agar kelak punya pembela saat jadi terdakwa di pengadilanNya.

Setelah itu jadilah penyeru kebajikan. Kitalah penyala cahaya, bukan pengeluh gelap. Kita bawakan teladan sebelum mengenalkan. #dakwa

Maka saat semua di sekitar terasa sesak & pekat, curigalah bahwa kita ini yang dikirim Allah sebagai cahaya tuk mereka. Berkilaulah! #dakwah

Penyeru kebajikan percaya & terpesona pada sekecil apapun niat baik, bahkan yang masih mengintip malu. Tugas mereka menumbuhkannya. #dakwah

Para penyeru kebajikan terhubung ke langit dengan ibadahnya, menjadikan kerendahan hati sebagai penggenap bagi cantiknya kebenaran. #dakwah

Penyeru kebajikan wujud rahmatNya; lembut hati & pemaaf, memudahkan bukan mempersulit, membawa kabar gembira & tidak membuat lari. #dakwah

Saat memanah, arahkan lebih tinggi dari sasaran sebab ada gravitasi. Saat bercita, mimpilah lebih jauh dari apa yang bisa dijangkau kerja.

Para pemuda selalu memesona. Lihatlah mereka: tidurpun membawa perubahan, apalagi jika terjaga. #AshabulKahfi

Muda identik dengan ‘hijau’. Masih hijau artinya masih terus bertumbuh, berkembang. Sementara yang matang, membusuk. #AshabulKahfi

Muda identik dengan ‘tidak berpengalaman’. Tapi pengalaman artinya suka hadapi masalah baru dengan cara lama. Bahaya! #AshabulKahfi

Muda identik dengan kebersamaan dalam prihatin. Kita kadang lebih sulit bersatu jika telah banyak berpunya, berdaya. #AshabulKahfi

Muda identik dengan kejelasan sikap. Hitam-/-putih. Ya-/-tidak. Tak ada jalan ketiga. Hal yang tepat dalam soal ‘Aqidah #AshabulKahfi

Muda identik dengan gejolak. Titik temu dari ragam gejolak jadi terobosan. Di situ masa depan, bukan pendalaman bidang. #AshabulKahfi

Kemudaan identik dengan pesona & ketangguhan fisik. Bagaimanapun 2 hal ini bantu ide perubahan tampil segar & cantik. #AshabulKahfi

Muda identik dengan ketergesaan, inginnya wujud sekilat. Maka sabarkan, ‘tidurkan gelora’ senyampang siap perangkatnya. #AshabulKahfi

Muda identik dengan masa ketergodaan dan gelimang nikmat. Mereka yang memilih jalan sunyi dalam juang, pasti istimewa. #AshabulKahfi

Dalam dekapan ukhuwah, kita mengupayakan agar pohon iman kita kokoh berakar, menjulang tegar, dan mekar berbinar. #IMAN #DDU

Dalam dekapan ukhuwah, pada akar teguh pohon iman kita mempertautkan diri agar tak terhanyut disambar arus deras kebatilan. #IMAN #DDU

Dalam dekapan ukhuwah, pada batang kokoh pohon iman kita bersandar, menegakkan kerja-kerja perbaiki diri dan ummat ini. #IMAN #DDU

Dalam dekapan ukhuwah, pada daun pohon iman nan rimbun kita bernaung, meneduhkan diri, menyejukkan hati. #IMAN #DDU

Dalam dekapan ukhuwah, pada buah pohon iman yang manis & harum kita berbagi, bersama merasai, mengeja nikmatnya persaudaraan suci #IMAN #DDU

Kita tak selalu peroleh apa yang disuka, maka kita belajar menyukai apa yang kita peroleh;)

Ya Allah, jadikan sebaik-baik umurku di akhirnya, sebaik-baik amalku pada penutupnya, dan sebaik-baik hariku adalah saat aku menghadapMu;)

“Seseorang akan mati”, ujar Al Ghazali, “Di atas apa yang dia biasakan hidupnya pada itu.” Ya Allah istiqamahkan kebaikanku, sekecil apapun.

Allah, ummat mulai bosan padaku & akupun bosan pada mereka. Jika kematian baik bagiku, jadikan aku syahid di kota NabiMu. #UMAR #DoaKematian

Kita semua sudah tervonis MATI. Tinggal menunggu eksekusi. Jalani hari-hari menanti kedatangannya dengan penuh makna;)

Ingat mati menjadikan hidup hati-hati, hingga beroleh nan abadi. Melupakan mati mematikan jiwa kita jauh sebelum jasad berkalang bumi

Terimakasih atas iman ini Ya Rabbi; yang membuat tenteram & gembira saat berbuat baik; yang membuat sedih & gelisah tatkala berulah cela

Rabbi, ampuni lemahnya fikir, cacatnya akhlaq, & rombengnya amalku yang bisa jadi membuat sebagian orang menjauh dariMu hari ini. #DoaMalam

Rabbi, ampuni aku sebab hari ini ada dosa lama nan terulang padahal telah kusesali, & ada dosa baru kuperbuat padahal ia kutakuti. #DoaMalam

Rabbi, ampuni aku sebab semua amal baik hari ini kuniatkan untukMu semata, tapi ternyata tetap ada yang menyelinap dalam hati. #DoaMalam

Rabbi ampuni kedunguanku nan tak tahu termakasih, sebab semua maksiat hari ini kulakukan dengan menyalahgunakan nikmat karuniaMu. #DoaMalam

Rabbi, hari ini Kau perlihatkan padaku sebagian aib saudaraku, lalu kuberjanji merahasiakannya. Maka sembunyikanlah jua nistaku. #DoaMalam

Rabbi, tadi sempit dadaku sebab suaraku tak didengar, kemampuan tak dilihat, amal tak dihargai. Yakinkan aku bahwa Kau bersamaku. #DoaMalam

Rabbi, punya sikap sesuai keyakinan ternyata kadang menyakitkan. Sebab ada saja yang jadi membenciku. Ah tak apa, asal Kau ridha. #DoaMala

Rabbi, ucap terakhirku malam ini adalah: Segala puji bagiMu. Jika ini pejam terakhir, matikan aku dalam kemurnian meng-Ilah-kanMu. #DoaMalam

Ya Rabbi, cahayailah hari ini yang haq itu hingga jelas kebenarannya. Kuatkan nyaliku untuk mengikutinya, menegakkannya. #DoaPagi

Rabbi, singkapkanlah yang jahat itu hari ini hingga nampak jelas kebatilannya. Kuatkan nyaliku untuk berkata “tidak” & menjauhinya. #DoaPagi

Rabbi, indahkan di mataku segala kebajikan agar kusemangat melakuinya & mensenyumhargai para baik hati, sekecil apapun kebaikan itu #DoaPagi

Diriku, jadilah kitab walau tanpa judul. Jangan jadi judul tanpa kitab; menjabat tanpa melayani, bergelar tanpa amal, predikat tanpa kerja

Rabbi, jadikan aku terjauh dari sifat orang yang suka dipuji atas apa yang tidak dilakukannya. #DoaPetang

Rabbi, jadikan aku terjauh dari sifat orang yang suka dikagumi dan membanggakan apa yang tak dimilikinya. #DoaPetang

Rabbi, jadikan aku terjauh dari sifat orang yang suka merasa benar dengan cara menyalahkan orang lain. #DoaPetang

Rabbi, jadikan aku terjauh dari sifat orang yang merasa jadi mulia dengan cara menghinakan sesamanya. #DoaPetang

Rabbi, insyafkan aku bahwa ketika aku merasa besar, mungkin justru hatiku yang sedang bengkak. #DoaPetang

Rabbi, insyafkan aku bahwa ketika aku merasa tinggi, itu sebab aku sedang melayang kehilangan pijakan. #DoaPetang

Sumber :

TWITTER SALIM A FILLAH

Penulis Buku “Jalan cinta para pejuang” :: “Dalam dekapan Ukhuwah” :: dan lain lain

KISAH IBU MUDA DAN BISKUITNYA

Di ruang tunggu salah satu bandara, seorang ibu muda terlihat tengah menunggu pesawat yang akan membawanya terbang. Karena harus menunggu keberangkatan cukup lama, ia memutuskan untuk membeli buku. Ia juga membeli sebungkus biskuit sebagai camilan sambil membaca buku. Itu memang lebih baik sebagai pengusir kejenuhan.

Si ibu muda duduk di salah satu kursi ruang VIP. Dengan menyadarkan tubuhnya yang terlihat terawat dengan baik, ia mulai membaca buku yang baru dibeli. Karena mungkin isi bukunya menarik, si ibu muda langsung saja tersihir untuk tetap fokus pada bacaan. Dia seperti tidak ingin terganggu oleh kesibukan di sekitarnya.

Di kursi sebelah, yang cuma dipisahkan meja kecil, duduk seorang pria yang lantas saja sibuk membuka majalah dan larut membaca. Di atas meja tampak sebungkus biskuit. Untuk beberapa saat, si ibu muda tak terusik oleh kehadiran pria lumayan tampan di sebelahnya. Ia hanya sempat melirik sejenak memastikan orang yang duduk di sebelahnya adalah orang baik-baik. Matanya juga sempat menangkap bungkus biskuit di atas meja.

Si ibu muda mulai terusik ketika ia mengambil sepotong biskuit dari bungkusnya di atas meja. Si pria pun ikut mengambil sepotong. Untuk kedua kalinya pun begitu. Si ibu muda jadi merasa terganggu oleh perilaku pria di sebelahnya. Ia pun berguman saking dongkolnya: “Huh…! Menyebalkan! Ingin rasanya kutampar saja mukanya!”

Sialnya, kejadian itu tidak berlangsung satu-dua kali. Tapi setiap si ibu muda mengambil sepotong biskuit, si pria pun selalu ikut mengambil sepotong. Hampir amarah si ibu muda meledak kalau tidak ingat sedang berada di ruang VIP. Ia begitu geram melihat perbuatan pria yang dianggapnya sangat tidak sopan.

Ketika biskuit tinggal sepotong, si ibu muda bergumam dalam hati: “Coba saja! Ingin lihat apa yang akan dilakukannya.”

Konyolnya, tanpa merasa jahil, si pria membelah biskuit. Ia mengambil separoh dan mempersilahkan si ibu muda untuk menikmati sisa parohannya. Walau si pria tersenyum simpatik menawarkan, namun hati si ibu muda sudah tidak tahan.

“Keterlaluan!” rutuknya dalam hati sambil bergegas mengemasi barang dan pindah ke boarding room. Ibu muda merasa harga dirinya telah dipermainkan. Benar-benar menjijikkan laki-laki yang tidak kenal sopan santun itu!

Masih dengan kegeraman hati oleh kejadian yang baru dialaminya, akhirnya si ibu muda berusaha lebih menangkan diri setelah duduk di dalam pesawat yang akan membawanya pergi. Dia pikir, lebih cepat berangkat, lebih cepat pula melupakan si pria “kurang ajar”.

Minat untuk melanjutkan bacaan buku yang sempat tertunda tadi sudah hilang. Ibu muda ingin mencoba tidur saja. Maka, ia membuka tas jinjing miliknya untuk mengambil kaca mata. Betapa terkejutnya dia. Ternyata biskuit yang dibelinya tadi masih utuh dalam tas jinjingnya. Melihat itu mulut si ibu muda kontan ternganga dengan mata besar seperti tak percaya. Rasa malu, merasa bersalah, dan menyesal menyesak dada hingga membuatnya sulit bernafas.

Ternyata pria tadi membagi biskuit kepunyaannya kepada si ibu muda tanpa merasa marah, terganggu, ataupun merasa rugi. Sementara si ibu muda, tanpa menyelidiki terlebih dulu biskuit itu milik siapa, sudah begitu marah saat sesamanya manusia turut menikmati kebahagiaannya.

semoga bermanfaat!!

maaf kalo ada yang udah pernah baca atau diceritakan sebelumnya

File asli dalam betuk Powerpoint dengan mencakup gambar

Sumber PPT : Database materi Islam @ Komputer Musholla Izzatul Islam FMIPA UI (Rohisnya MIPA UI)

STATUS-STATUS KEREN Salim A Fillah

Jodoh kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil dari jalan halal ataupun haram, dapatnya yang itu juga. Yang beda rasa berkahnya.

Rizqi kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil dari jalan halal ataupun haram, dapatnya segitu juga. Yang beda rasa berkahnya.

Ngalah mungkin bukan berasal dari kata kalah, melainkan Allah. Dibentuk jadi ng-Allah. Artinya: bersandar & menyerahkan urusan pada Allah;)

Berdoa bukanlah cara memberitahu Allah akan apa yang kita perlukan. -Dia Maha Tahu-. Doa adalah menghabiskan waktu penuh makna bersamaNya.

Sungguh beda antara yakin dan naif. Yakin adalah semangat hati yang membersamai kebenaran. Naif adalah hawa nafsu yang dicarikan pembenaran.

Sederhana itu memperindah semua. Yang miskin jadi kaya. Yang kaya jadi mulia. Yang jelata dipercaya. Yang berkuasa, dicinta

Jika kita merasa bahwa semua orang punya masalah dengan kita, tidakkah kita curiga bahwa diri kita inilah masalahnya?

Berbahagialah orang yang berhasil menyembunyikan ibadahnya dari manusia, tetapi mampu menampakkan bekasnya berupa akhlaq mulia pada sesama.

Setiap orang akan mati di atas apa yang dia biasakan hidup padanya. Maka sekecil apapun kebaikan sangat berharga untuk diistiqamahkan.

Kebenaran hanya cantik, bila bersanding dengan kerendahan hati. Kebaikan hanya manis, jika dibersamai ketulusan jiwa. Itulah kebijaksanaan.

Orang baik tak perlu banyak menceritakan diri. Sebab yang mencinta tak memerlukannya. Sebab yang membenci takkan percaya. Cukup Allah saja:)

Jadi kupu-kupu; menarikan kecantikan tapi usianya pendek. Atau kura-kura; umur panjang sebab sembunyi dalam cangkang. Kadang harus memilih;)

Tiada orang baik yang tak punya masa lalu. Tak ada orang jahat yang tak punya masa depan. Saling menghargailah kita. Setelah itu, istiqamah.

Dendam itu racun yang kita tenggak sendiri, lalu kita berharap orang lain yang mati. Memaafkan adalah penawarnya 😉

Tak ada harta yang bisa kita bawa saat mati. Maka benar bahwa kekayaan tak terletak pada apa yang kita punya, melainkan apa yang kita bagi.

Dunia itu kendaraan. Jika kau yang mengendarainya, ia mengantarmu sampai tujuan. Jika ia yang mengendaraimu, hancur badan dan kehormatan.

Cantik (fisik) itu relatif. Tapi jelek (akhlaq) itu absolut. ;P

Pandai, tampan, shalih itu mempesona. Tapi mengunjuk-unjukkan pada sesama bahwa kita pintar; kita rupawan; atau kita bajik pasti memuakkan.

Jangan mengalir meniti hidup, sebab aliran selalu menuju tempat rendah. Bersayaplah, mendakilah, meloncatlah. Meninggilah walau menyesakkan!

Kita berburuk sangka pada saudara, sebab kita merasa bahwa andai berada dalam kedudukannya, diri ini juga akan berbuat jelek. Jadilah baik;)

Banyak hal yang tak kita minta, tapi Allah tak pernah alpa memberikannya. Maka pada apa yang kita mohon, bersiaplah mendapat lebih dariNya.

Allah selalu menjawab doa kita. Tapi kadang jawabnya ialah: Tidak hambaKu. Aku punya anugerah yg lebih baik untukmu dari yg kau minta itu.

Jika satu perintah Allah terasa berat bagi kita, cara membuatnya jadi ringan adalah dengan melaksanakannya. Selamat berkarya!:)

Tiap penghalang di jalan kehidupan tertakdir ada untuk satu alasan sederhana: Mengetahui sebesar apa tekad kita untuk melampauinya

Jika kau merasa bahwa segala di sekitarmu gelap, tidakkah kau curiga bahwa dirimulah yang dikirim Allah untuk jadi cahaya bagi mereka?

Sabar adalah bentuk kesyukuran menghadapi nikmat yang bernama musibah. Syukur adalah bentuk kesabaran menghadapi musibah yang bernama nikmat

Orang yang paling tidak menarik bagi sesama adalah dia yang memikirkan dirinya sendiri. Di situlah dimulainya segala penderitaan

Yang disebut NIKMAT, adalah yang bisa dinikmati. Yang disebut RIZQI adalah yang mengalir masuk-keluar. Bukan yang terkumpul dalam simpanan.

Barakah itu bukan soal APA yang diberikan Allah. Melainkan soal BAGAIMANA Dia mengulurkannya. Dengan senyum ridha ataukah dilempar murka?

Berani hidup tak takut mati. Takut mati, jangan hidup. Takut hidup, mati saja. Selamat berjuang!:)

Rabbi, Kau uji aku dengan nikmat lalu aku bisa bersyukur, lebih aku sukai daripada Kau uji aku dengan musibah lalu aku harus bersabar

Melihat spion itu perlu. Tapi sesekali saja. Merenungi masa lalu itu niscaya. Tapi jangan sampai ia membelenggu kita

Sebab aib kita tak tertanda secara zhahir di wajah, sesama masih berbaiksangka. Mari mensyukuri itu dengan berjuang menjadi orang baik

Jika peluang maksiat yang gagal diambil masih kita sedihkan, itu penanda ada bagian hati yang harus dirawat inap;)

Kekhawatiran tidak menjadikan bahayanya membesar. Hanya diri kita yang mengerdil. Tenanglah bersama Allah;)

Selama di dunia, Allah tugaskan kita sebagai saksi dan da’i. Dengan itu kita menyiapkan diri agar di akhirat menjadi terdakwa yang baik.

Dulu:setetes air hina, dirubung lalat jika tercecer. Kelak:seonggok jijik, busuk, melendir. Kini:kesana-sini bawa kotoran. Mau sombong?:-)

Mereka sm2 dlm air, sm2 di depan pemandangan taman laut yg indah. Tapi beda: 1 tenggelam, 1 menyelam. Jadilah penyelam di laut kehidupan;)

Baik berduka ataupun terlalu gembira, kita bisa menangis. Sama juga, baik berbahagia ataupun bersedih hati, kita bisa tersenyum. Senyumlah;)

Sebab kita tak tahu ke mana takdir membawa, cara mensyukuri ketidaktahuan itu adalah dengan merencanakan & mengupayakan yang terbaik #Takdir

Dia memberitahu, bahwa kitapun tak bersih dari dosa. Bahkan ia bisa mulia dengan taubatnya, sedang kita terdosa dengan mencemoohnya

Layang-layang justru bisa terbang saat melawan angin. Jangan gentar saat memang harus menentang. Tapi pastikan ada benang terhubung padaNya.

—–

Janganlah cinta akrab bagai awan dan hujan, merasa hiasi langit, suburkan bumi. Tapi terlambat menyadari bahwa hakikatnya saling meniadai

Janganlah cinta lekat bagai api & kayu, bersama menyala, menghangatkan rasanya. Tapi terlambat menginsyafi, tak tersisa selain debu dan abu

Sepertinya Iblis salah besar ketika mengatakan api lebih baik dari tanah. Sebab api segitu-gitu saja, sementara harga tanah membubung. #Joke

Shalat yang lima, JUMAT KE JUMAT, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus bagi dosa di antaranya, selama dijauhi dosa besar. (Muttafaq ‘Alaih)

Jika kau punya kawan, telah 3 kali marah padamu dan tahu aibmu, tapi tak pernah menjelekkanmu di depan orang, jadikan ia sahabat sejati #DDU

Tempat paling aman untuk bersembunyi adalah ruang kejujuran. Tempat yang paling nyaman untuk lari adalah lapangan pertaubatan.

Tentu saja sinis tidak sama dengan kritis. Yang tak bisa membedakan keduanya akan kesulitan untuk dianggap berharga semua ucapannya. #DDU

“Alangkah susah cari kawan”, kata dia. Kujawab saja, “Mungkin kau mencari teman yang memberi. Kalau teman untuk diberi, aduh banyak sekali.”

Semakin sedikit kebaikan seseorang, makin banyak dia mengharapkan pujian. Semakin sedikit keburukannya, makin tegar dia akan celaan. #DDU

Jauh lebih mudah mendapat kawan dengan tertarik pada orang lain, daripada dengan mencoba membuat orang lain tertarik pada diri kita. #DDU

Berikan nasehat pada seseorang dalam sunyi dan rahasia. Sebab nasehat di tengah ramai terasa sebagai hinaan yang melukai. #AsySyafi‘i

Menikahi orang yang dicintai, hanya kemungkinan. Mencintai orang yang dinikahi, jelas kewajiban. #BMC

Jadilah kawan yang mengetahui kelemahan tapi menunjukkan kekuatan, mengenali ketidakmampuan tapi memberi kesempatan. Dunia akan takluk! #DDU

Iman tak menjamin kau selalu berlimpah dan tertawa. Iman hanya menjaminmu bisa merasakan kelembutan tanganNya pada apapun dera yang menimpa

Bicara benar di waktu tepat itu tak mudah. Lebih sulit lagi, tak mengatakan yang keliru di saat paling menggoda untuk mengucapkannya. #DDU

Kerjakan yang semestinya kita kerjakan. Sebab jika tidak, kita akan mendapat kesulitan yang semestinya tidak kita dapatkan. <Siroj>

Berdirimu di waktu malam, sujudmu yang dalam, mengokohkan hatimu melebihi gunung membiru. Lalu kau terima beban tuk mencintai semesta. #Nabi

Rabbi, Kau uji aku dengan nikmat lalu aku bisa bersyukur, lebih aku sukai daripada Kau uji aku dengan musibah lalu aku harus bersabar. <AD>

Sumber :

TWITTER  SALIM A FILLAH

(Penulis Buku JaLan Cinta Para Pejuang, dll)