Pilihan untuk hidup

Diceritakan terdapat dua benih tanaman,yaitu benih A dan B

Suatu hari mereka ingin di tanam di tanah yang gersang,keras dengan musim hujan yang masih lama datangnya.

benih A langsung mengambil inisiatif,jika nanti aku ditanam aku akan menancapkan akar-akarku terus ke dalam kegelapan,kujalarkan jauh akarku ke setiap sisi  untuk bisa   mendapatkan air dan makanan yang banyak,

Agar nantinya tumbuh batang yang bisa terus ke atas,dengan daun-daun yang rindang dan Indah,sehingga akhirnya aku bisa memberikan buah-buah yang banyak,berguna bagi manusia atau hewan yang menginginkannya.

Akhirnya apa yang diinginkan pun terlaksana,benih A mendapatkan apa yang diinginkan, ia tumbuh subur,indah dan berguna bagi semua makhluk hidup di sekelilingnya.

Lain halnya dengan benih B,ia tak mau tumbuh,untuk menancapkan akarnya terus ke dalam,karena ia pikir tanahnya terlalu keras dan gelap,suatu kebodohan jika ia melakukannya,dan jika nantinya ia tumbuh di tanah yang gersang pastilah setiap pucuk yang tumbuh akan dimakan oleh hewan, keluhnya,terlebih lagi ini masih musim kemarau,untuk apa bersusah payah melakukan itu semua.

Suatu hari ada seekor ayam mengais-ngais di tempat benih B di tanam,tanpa ragu ayam itu memakannya.

Hidup penuh dengan pilihan,pasti ada resiko dari setiap pilihan yang kita ambil,cuma yang menjadi masalah,seringkali orang takut untuk melakukan suatu keputusan,karena beban,resiko,harapan dan cita-cita di masa depan yang belum pasti .

Hidup memang penuh dengan pilihan,tapi jangan sampai beban,resiko,harapan dan cita-cita yang belum pasti tersebut ,menghambat kita untuk mengambil keputusan.

sumber :

ebook motivasi.net

Posted on Agustus 20, 2010, in Cerita penuh Hikmah and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: