Hentikan Blokade di Gaza !


_44375791_gaza_egypt_map416Agresi Israel ke Palestina sejak Desember 2008 lalu telah menyebabkan krisis kemanusiaan terparah di Gaza. Habisnya stok bahan pangan serta padamnya listrik di wilayah tersebut membuat rakyat Gaza terkungkung tak berdaya. Tak hanya itu, beberapa rumah sakit yang ada di sana juga penuh dengan pasien. Pertambahan jumlah korban yang tak sebanding dengan tenaga medis yang tersedia membuat keadaan makin memprihatinkan.

Adanya blokade di wilayah Gaza yang dilakukan Israel sangat besar akibatnya bagi penderitaan rakyat Gaza. Sejak Juni 2007 lalu, semua pintu masuk menuju jalur Gaza ditutup oleh Israel dan Mesir. Akibatnya, dalam kurun waktu satu setengah tahun ini sekitar 3900 pabrik di Gaza tutup karena tidak dapat mengimpor bahan baku serta mengekspor produknya. Akibatnya, puluhan ribu orang kehilangan pekerjaan dan terbenam dalam kemelaratan.

Akan tetapi, dengan adanya 300 jalur bawah tanah yang tak diketahui Israel saat itu membuat rakyat Gaza tidak terjebak dalam bencana kelaparan. Terowongan bawah tanah ini pula yang diduga Israel sebagai jalan penyelundupan senjata-senjata milik Hamas dari luar Gaza. Semua bahan pangan masuk ke Gaza melalui jalur ini, disamping adanya bantuan langsung dari PBB. Kondisi ini berlangsung sebelum Israel melancarkan agresinya.

Kini, lebih dari 40 terowongan bawah tanah yang menghubungkan Gaza ke wilayah lain yang tak terisolir, telah diketahui dan dihancurkan Israel melalui agresi biadabnya. Kerasnya konflik di Gaza membuat sisa terowongan yang masih ada sewaktu-waktu dapat terancam hancur oleh artileri Zionis yang supercanggih. Hal ini seakan membuat semua terowongan bawah tanah sudah tak berguna lagi dalam mengirimkan kebutuhan pokok bagi warga Gaza.

Melihat kondisi tersebut, penghentian agresi Israel sekaligus blokade di sepanjang jalur Gaza merupakan jalan utama dalam menyelamatkan rakyat Gaza yang kini dalam kondisi tidak layak. Penghentian blokade di sepanjang jalur Gaza diharapkan agar truk-truk pengirim bantuan yang telah siap di perbatasan dapat leluasa masuk ke Gaza. Kondisi ini setidaknya memudahkan warga Gaza dalam memperoleh kebutuhan pangan dan perawatan medis. Di samping itu, penghentian blokade dapat dimanfaatkan warga untuk mengungsi ke tempat lain yang lebih aman.

Sudah saatnya Liga Arab dan Negara-negara muslim bersatu untuk mendesak Israel agar menghentikan blokade di Gaza. Tidak bersatunya Negara-negara muslim terutama Liga Arab jelas akan membuat desakan mereka akan lemah di mata PBB dan Israel.

Hifdzi Ulil Azmi

Mahasiswa Farmasi FMIPA UI

(dimuat di harian Seputar Indonesia, Sabtu 24 Januari 2008)

Posted on Juli 16, 2009, in Tulisanku di Koran and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: